YPKP 65-66 Kebumen
WeBlog Dokumentatif Terkait Genosida 1965-66 Indonesia
Kamis, 20 Agustus 2015
Asing Diminta Tak Campuri Rekonsiliasi Keluarga Eks PKI
Saiful Munir
| Kamis, 20 Agustus 2015 − 00:31 WIB
Pihak asing diminta tidak ikut campur dalam upaya rekonsiliasi antara pemerintah Indonesia dengan keluarga korban pelanggaran HAM, khususnya keluarga eks anggota PKI. (Dok. Sindophoto)
JAKARTA - Pihak asing diminta tidak ikut campur dalam upaya rekonsiliasi antara pemerintah Indonesia dengan keluarga korban pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM), khususnya keluarga eks anggota Partai Komunis Indonesia (PKI).
Meski menganjurkan rekonsiliasi, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan, pemerintah tidak perlu meminta maaf secara pribadi kepada setiap keluarga eks anggota PKI. Dalam perkaa ini, dia meminta, negara luar tidak ikut campur urusan penegakan HAM di Indonesia.
"Kamu takut, saya sih enggak takut. Kita saja enggak pernah ganggu-ganggu negara lain. Saya akan ngomong itu nantinya," kata Ryamizard saat acara silaturahmi dengan media di Kantor Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu 19 Agustus 2015.
Menurut Ryamizard, kini bukan saatnya lagi mengungkit dosa sejarah masa lalu. Melalui rekonsiliasi, kata dia, masyarakat dan pemerintah dapat melakukan lompatan besar dalam membangun Indonesia.
"Masak enggak mau bangun bangsa bersama-sama. Warga negara apa kayak begitu. Enggak akan maju-maju kita. Di depan itu yang akan kita hadapi akan bertambah terjal, tambah komplek masalahnya. Akan terjadi perselisihan terus. Kenapa? Karena jumlah orang makin banyak, jumlah lahan pertanian berkurang. Lama-lama berebut," pungkasnya.
http://nasional.sindonews.com/read/1034885/12/asing-diminta-tak-campuri-rekonsiliasi-keluarga-eks-pki-1440005513
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
‹
›
Beranda
Lihat versi web
Tidak ada komentar:
Posting Komentar