Sabtu, 01 Juli 2017

Di Dasar Laut, Lenin, Stalin dan Tsar Nicholas II Juga Beristirahat

SABTU, 1 JULI 2017 01:34 PM



Sebuah museum yang unik berada di dasar Laut Hitam, tepatnya berjarak 100 meter dari Gua Krimea Tarkhankut.
Berbagai patung tokoh terkenal Russia dan beberapa tokoh di Negara-negara komunis lainnya diletakkan di bawah laut. Ini disebut sebagai "aula". Aula ini terbagi ke dalam berbagai lengkungan.
Sejumlah monumen politisi komunis terkenal diletakkan di satu aula, sementara tokoh budaya dan seni diletakkan di aula berbeda.
Semua bermula pada tahun 1992, saat seorang penyelam setempat, Vladimir Borumensky, menempatkan sejumlah patung pertama para pemimpin Soviet. Patung ini memiliki tinggi 12-15 meter, berdiri  di dasar laut.
Memang, setelah runtuhnya Uni Soviet, banyak monumen pemimpin komunis dan kaum revolusioner yang dibongkar. Menyaksikan hal itu, Vladimir menginginkan agar monumen yang dibongkar tersebut dibawa ke Laut Hitam. Kemudian muncullah gagasan untuk membangun museum di dasar laut tersebut.
Museum ini mengakomodasi puluhan pameran. Banyaknya wisatawan yang sengaja datang dan menyelam. Menyaksikan monument-patung di tengah ikan yang berenang santai, merupakan pemandangan yang unik.
Sekarang bahkan pengunjung museum dapat menyaksikan patung Tsar terakhir Rusia, Nicholas II. [   ]
Sumber : Artikel Ksenia Isaeva dalam Russia Beyond The Headline

Sumber: Sportourism.Id 

0 komentar:

Posting Komentar