Jumat, 13 November 2015

Setara Institute Sebut ITP Dapat Ungkap Kebenaran Peristiwa 1965

Jumat, 13 November 2015 | 12:21

Hendardi. [Antara]

[JAKARTA] Ketua Badan Pengurus Setara Institute Hendardi menuturkan International People's Tribunal (ITP) merupakan teater peradilan yang ditujukan untuk mengungkap kebenaran peristiwa 1965 dan rangkaian kekerasan yang mengikutinya.
“Sebagai bentuk moot court (peradilan semu), maka produk pengadilan ini tidaklah mengikat secara hukum. Tetapi ITP bisa mengungkap kebenaran persitiwa dari perspektif warga,” ujar Hendardi kepada SP di Jakarta, Kamis (12/11).
Menurut Hendardi, ITP merupakan kerja politik yang ditujukan untuk menggugah pemerintah Indonesia yang sampai saat ini belum juga melakukan pengungkapan kebenaran peristiwa pelanggaran HAM dan pemulihan terhadap jutaan warga negara yang menjadi korban.
Kata dia, reaksi berlebihan dari para pejabat negara Indonesia atas ITP merupakan indikator keberhasilan dari ITP ini.
“Karena dengan reaksi seperti itu, selanjutnya pemerintah dapat bergegas menyusun langkah nyata melakukan pengungkapan kebenaran dan pemulihan,” tandasnya.
Hendardi menilai skema rekonsiliasi yang sudah dirancang Menkopolhukam, Jaksa Agung dan lain-lain bukanlah cara menyelesaikan kasus masa lalu. Pasalnya skema yang dirancang tidak ada proses pengungkapan kebenaran.
“Jadi, dibanding mencaci-maki para pegiat HAM dengan jargon antinasionalis, sebaiknya para pejabat tunjukkan komitmennya dengan mengungkap kebenaran dan pemulihan, sesuai mandat Konstitusi RI dan skema UU 26/2000 tentang Pengadilan HAM,” tegas Hendardi. [YUS/L-8]

http://sp.beritasatu.com/home/setara-institute-sebut-itp-dapat-ungkap-kebenaran-peristiwa-1965/101510#

0 komentar:

Posting Komentar