HUTAN MONGGOT

“Menurut taksiran, korban yang dieksekusi dan dibuang di lokasi ini tak kurang dari 2.000 orang”, kata saksi sejarah sambil menunjukkan lokasinya [Foto: Humas YPKP]

Rabu, 30 Oktober 2013

[Resensi] Pengakuan Algojo 1965: Saatnya Sejarah Diluruskan

30 Oktober 2013   08:04 | Surya Narendra Judul : Pengakuan Algojo 1965 (Investigasi Tempo Perihal Pembantaian 1965) Penulis : Kurniawan et al. Penerbit : Tempo Publishing Jumlah Halaman : viii+178 halaman Tahun Terbit : September 2013 Pesan Jas Merah Bung Karno adalah pesan yang singkat tetapi efeknya bisa sangat panjang. Melupakan sejarah atau memilih apatis terhadap kebenaran sejarah yang ditutupi oleh penguasa akan menjadikan...

Usai rusuh diskusi soal PKI, warga Banyumas tak bisa dihubungi

Rabu, 30 Oktober 2013 03:32 | Reporter : Chandra Iswinarno PKI. ©foto IPOS Merdeka.com - Aksi Forum Anti-Komunis Indonesia (FAKI) yang melakukan pembubaran, disertai tindakan kekerasan terhadap keluarga keturunan dan korban tragedi 1965 di Shanti Dharma Godean Bantul Yogyakarta pada Minggu (27/10), menuai kecaman. Tindakan yang dilakukan oleh FAKI tersebut dinilai telah melanggar hak warga negara. "Bagaimana pun juga setiap warga...

Senin, 28 Oktober 2013

Ormas tekan LBH Yogyakarta tak bantu anak PKI

Senin, 28 Oktober 2013 14:43 | Reporter : Kresna PKI. ©foto IPOS Merdeka.com - Forum Anti-Komunis Indonesia (FAKI) membubarkan diskusi di Shanti Dharma Godean, Minggu (27/10). Diskusi itu dilakukan anak-anak mantan korban tragedi 1965. Terkait pembubaran itu, peserta diskusi berniat mengadu ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta. Namun Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (PP GM FKPPI) juga...

LBH Yogya Diminta Tolak Laporan Eks Tapol 65

Senin, 28 Oktober 2013 | 14:19 WIB  Massa memasang sapanduk di teras depan kantor LBH Yogya. [KOMPAS.com/wijaya kusuma] YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Massa Front Anti Komunis Indonesia (FAKI) Yogyakarta dan FKPPI DIY mendesak Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta untuk menolak laporan pengaduan keluarga dan anak-anak eks Tapol 65.Seperti diketahui pada Minggu (27/10/2013), acara keluarga eks Tapol 65 di Padepokan Santi Dharma dibubarkan....

Rabu, 23 Oktober 2013

Di Suatu Siang Dipa Pinensula Whani Bertanya Soal PKI, Buru, dan Tapol

23 Oktober 2013 Selain 22 dari 24 jilid komik Tin Tin, sejumlah serial Kartun Benny & Mice (Jakarta Luar Dalem, Lagak Jakarta 2, Tiga Manula Jalan-Jalan ke Singapura), dan Serial Komik Strip Koel karya Kurnia harta Winata, Dipa Pinensula Whani (10 th) sedang tenggelam dalam sketsa-sketsa A Gumelar Demokrasono, “Dari Kalong Sampai Pulau Buru: 11 Tahun dalam sekapan, Penjara, Pembuangan, dan Kerja Rodi”. Sebelum sampai di sketsa ini,...

Kamis, 17 Oktober 2013

‘Sulawesi Bersaksi' mengungkapkan perspektif langka tentang pembantaian 1965

Evi Mariani - The Jakarta Post / Kamis, 17 Oktober 2013 / 01:09 siang Mengingat 1965: "Ketika Sulawesi datang ke depan, itu harus dipuji," menurut sejarawan Hilmar Farid. (JP/Lembaga Kreatiftas Kemanusiaan) Lima orang muda telah menulis permata sejarah dari sebuah buku berjudul Sulawesi Bersaksi (Sulawesi Bersaksi), mengungkap kisah langka para penyintas dan keluarga mereka setelah pembersihan para tersangka komunis pada...

Sabtu, 05 Oktober 2013

Meluruskan Sejarah G30S

5 Oktober 2013 Judul Buku:  Bunga Tabur Terakhir Penulis:  GM. Sudarta Penerbit:  Galangpress Tahun Terbit:  2011 Tebal:  156 halaman _______________________________________________ Tiap September kita diingatkan dengan peristiwa Gerakan 30 September 1965 Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI). Tragedi berdarah G30S/PKI adalah dramaturgi bertajuk pembantaian massal. PKI dianggap...

Rabu, 02 Oktober 2013

Dunia dalam Peristiwa 1965

Aryono | Rabu 02 Oktober 2013 WIB Negara-negara asing bukanlah pengamat netral. Dalam rangka mengamankan kepentingan masing-masing, mereka memainkan peran dalam peristiwa 1965 Diskusi buku "1965-Indonesia dan Dunia" di Goethe Haus, Jakarta, 30 September 2013. Foto: Agus Kurniawan. KETIKA Gerakan 30 September 1965 pecah, Uchikowati (48 tahun) duduk di sekolah menengah pertama. Ibunya anggota Gerwani, ditahan di penjara Bulu, Semarang....

Tahun 1965 ribuan Orang Dibantai di Gayo, Negara Mestinya Minta Ma’af

lintasgayo.co | October 2, 2013 Takengon – LintasGayo.co : Aktivis sekaligus peneliti Hak Azasi Manusia (HAM), Mustawalad kembali mengingatkan harus dilakukannya pelurusan sejarah terkait tragedi kemanusiaan di Gayo Kabupaten Aceh Tengah termasuk Bener Meriah saat itu yang terjadi 48 tahun silam, persisnya di bulan Oktober 1965. “Ada yang salah saat itu, sekitar 2500 nyawa melayang begitu saja dibantai karena dituduh sebagai anggota...

Menyoal Stigma Hendra

EDISI, 2 OKTOBER 2013 Agus Dermawan T.,  PENULIS BUKU 'HENDRA GUNAWAN, A GREAT MODERN INDONESIAN PAINTER' Namun, sampai 30 tahun setelah kematian, bahkan sampai dunia seni internasional membukukan karya Hendra senilai Rp 5 miliar selembarnya, pemerintah Indonesia tetap tidak memutihkan namanya. "Saya masih ingat, Bapak dijemput tentara di Ciparay pada Desember 1965." Itulah tutur Karmini, istri pelukis Hendra Gunawan. Sejak itulah...

Isu Angkatan Ke-V Dan Peristiwa G30S

Historia | 2 Oktober 2013 | 13:22 Selama ini, salah satu dalih yang dipakai untuk menuduh PKI mendalangi Gerakan 30 September (G30S) 1965 adalah isu Angkatan ke-V. Bagi mereka yang memakai dalih ini, Angkatan ke-V merupakan gagasan PKI untuk mempersenjatai kaum buruh dan tani, sebagai persiapan merebut kekuasaan. Cerita ini terus-menerus dipropagandakan oleh sejarawan militer dan Orde Baru. Tidak sedikit orang yang mempercayainya. Bahkan...

Dunia dalam Peristiwa 1965

Aryono - 02 Oktober 2013 Negara-negara asing bukanlah pengamat netral. Dalam rangka mengamankan kepentingan masing-masing, mereka memainkan peran dalam peristiwa 1965 Diskusi buku "1965-Indonesia dan Dunia" di Goethe Haus, Jakarta, 30 September 2013. Foto: Agus Kurniawan. KETIKA Gerakan 30 September 1965 pecah, Uchikowati (48 tahun) duduk di sekolah menengah pertama. Ibunya anggota Gerwani, ditahan di penjara Bulu, Semarang. Sedangkan...