HUTAN MONGGOT

“Menurut taksiran, korban yang dieksekusi dan dibuang di lokasi ini tak kurang dari 2.000 orang”, kata saksi sejarah sambil menunjukkan lokasinya [Foto: Humas YPKP]

Senin, 30 Maret 2015

Cerita di Balik Lahirnya PSI

Hendri F. Isnaeni | Senin 30 Maret 2015 WIB 1.    Kongsi Kaum Soska-Soski Untuk alasan taktis, Sjahrir dan Amir bersatu membangun Partai Sosialis. Sama-sama antifeodalisme dan perjuangkan kesetaraan. Amir Sjarifuddin (kiri) dan Sutan Sjahrir (kanan). PADA 19 November 1945, anggota Pendidikan Nasional Indonesia atau PNI-Pendidikan mengadakan pertemuan di Grand Hotel, Cirebon. Dalam pertemuan tersebut hadir Soebagio, Hamdani,...

Minggu, 29 Maret 2015

Sulawesi Bersaksi: Tuturan Penyintas Tragedi 1965

29/03/2015 Judul: Sulawesi Bersaksi: Tuturan Penyintas Tragedi 1965 Serial: Tuturan Penyintas Tragedi 1965 Penulis: Alamsyah A.K. Lamasitudju, Gagarisman, Muh. Abbas, Nurlaela A.K. Lamasitudu, Putu Oka Sukanta (Ed). Genre: Esai Penerbit: Lembaga Kreativitas Kemanusiaan Tanggal Perilisan: 2013 Format: 21 x 14,8 cm Halaman: xiv + 224 hal.   Buku ini merupakan...

Jumat, 27 Maret 2015

Seteru Sang Guru

Sebagian murid sekolah Islam Sumatera Thawalib balik arah menuju komunisme. Langkah awal melawan pemerintah kolonial Wenri Wanhar - 27 Maret 2015 Datuk Batuah (kedua dari kanan). HAJI Rasul risau. Pemimpin Sumatera Thawalib Padang Panjang itu tidak sependapat dengan komunisme. Dia berpandangan, komunis sebenarnya hendak menghilangkan agama dengan cara menunggangi agama. “Suatu hari pada 1923, Haji Rasul berdebat sengit dengan Datuak...

Sekolah Rakyat Padang Panjang

Wenri Wanhar - 27 Maret 2015 Dari Padang Panjang hingga Silungkang, benih komunisme menyebar cepat. Mematangkan suasana perlawanan. Sekolah Rakjat Padang Panjang, 1925. Leon Salim (duduk nomor dua dari kanan di baris depan memakai peci); Damanhuri Jamil (berdiri nomor dua dari kanan). Foto: repro buku "Prisoners at Kota Cane" karya Leon Salim. SETELAH penangkapan orang-orang radikal di Sumatera Thawalib pada 1924, aktivis PKI mendirikan...

Minang Kiri Sebelah Bofet Merah

Wenri Wanhar - 27 Maret 2015 Sumatera Thawalib jadi lahan subur tumbuhnya gerakan komunisme di Sumatera Barat. Saling silang pertarungan gagasan. Bekas kantin Bofet Merah, sekarang jadi kantin Jujur. Foto: Jose Hendra/Historia. KANTIN itu masih kantin yang dulu. Satu-satunya kantin di lingkungan Perguruan Thawalib Padang Panjang, Sumatera Barat. “Dulu, kantin ini namanya Bofet Merah,” kata A. Rahman Yusuf, Ketua Yayasan Perguruan...

Komunis di Ranah Minang [3] Sekolah Rakyat Padang Panjang

Wenri Wanhar Jum'at 27 Maret 2015 WIB Dari Padang Panjang hingga Silungkang, benih komunisme menyebar cepat. Mematangkan suasana perlawanan. Sekolah Ra′jat Padang Panjang, 1925. Leon Salim (duduk nomor dua dari kanan di baris depan memakai peci); Damanhuri Jamil (berdiri nomor dua dari kanan).  Foto: repro buku "Prisoners at Kota Cane" karya Leon Salim. SETELAH penangkapan orang-orang radikal di Sumatera Thawalib pada 1924,...

Komunis di Ranah Minang [2] Seteru Sang Guru

Wenri Wanhar Jum'at 27 Maret 2015 WIB Datuk Batuah (kedua dari kanan). HAJI Rasul risau. Pemimpin Sumatera Thawalib Padang Panjang itu tidak sependapat dengan komunisme. Dia berpandangan, komunis sebenarnya hendak menghilangkan agama dengan cara menunggangi agama. “Suatu hari pada 1923, Haji Rasul berdebat sengit dengan Datuak Batuah dan murid-murid Thawalib yang pro komunis. Perdebatan itu menghilangkan wibawa Inyiak Rasul di depan...

Komunisme di Ranah Minang [1] Minang Kiri Sebelah Bofet Merah

Wenri Wanhar Jum'at 27 Maret 2015 WIB Sumatera Thawalib jadi lahan subur tumbuhnya gerakan komunisme di Sumatera Barat. Saling silang pertarungan gagasan. Bekas kantin Bofet Merah, sekarang jadi kantin Jujur. Foto: Jose Hendra/Historia. KANTIN itu masih kantin yang dulu. Satu-satunya kantin di lingkungan Perguruan Thawalib Padang Panjang, Sumatera Barat. “Dulu, kantin ini namanya Bofet Merah,” kata A. Rahman Yusuf, Ketua Yayasan...

Intrik Soeharto Persilakan Soekarno Tangkap Sendiri Penculik Sjahrir

Randy Wirayudha | Jurnalis Jum'at, 27 Maret 2015 - 08:00 wib Overste (Letkol) Soeharto berada dalam dilema ketika diperintahkan menangkap atasannya sendiri MENANGGAPI kabar penculikan Perdana Menteri (PM) Soetan Sjahrir, Presiden RI pertama, Soekarno tak hanya melayangkan maklumat pengambilalihan pemerintahan sementara. Soekarno juga memerintahkan penangkapan para dalang penculikan, di mana di antaranya terdapat atasan Overste (Letnan Kolonel) Soeharto. Soeharto sendiri masih bertugas di komando wilayah Yogyakarta yang...