HUTAN MONGGOT

“Menurut taksiran, korban yang dieksekusi dan dibuang di lokasi ini tak kurang dari 2.000 orang”, kata saksi sejarah sambil menunjukkan lokasinya [Foto: Humas YPKP]

Minggu, 31 Mei 2015

Rekonsiliasi Roh ’65: Penisanan, Doa bersama, & Nyadran

Mei 31, 2015 | rumahsimpul    Sehubungan akan dilaksanakannya pemasangan nisan kuburan massal korban korban Peristiwa 1965 di Kampung Plumbon Kelurahan Wonosari Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, kami dari Perkumpulan Masyarakat Semarang untuk Hak Asasi Manusia (PMS-HAM) bersama berbagai elemen masyarakat dan mahasiswa turut mengundang Bapak/Ibu untuk berpartisipasi pada kegiatan tersebut. Adapun tujuan pemasangan nisan...

Selasa, 26 Mei 2015

768 Nama Korban Pelanggaran HAM 1965/1966 di Palu

26/05/2015 PALU, BERITAPALU.com – Hasil penelitan dan verifikasi korban pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) peristiwa tahun 1965/1966 di Kota Palu mencapai 768 nama yang tersebar di 8 kecamatan. Ke-768 nama korban itu berasal dari data awal sebanyak 500 nama dan data tambahan sebanyak 268 nama. Demikian Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Palu merilisnya, Senin (17/5/2015). Laporan korban pelanggaran HAM yang dirilis itu adalah...

RUU Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi Siap ke DPR

Selasa, 26 Mei 2015 | 04:35 WIB TEMPO/Jerry Omona   TEMPO.CO , Jakarta:Rancangan Undang-Undang Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi masuk dalam Program Legislasi Nasional 2015. Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Enny Nurbaningsih mengatakan timnya sudah menyusun naskah akademik untuk menguatkan konsep RUU tersebut. "Kami ingin nanti tidak ada hal-hal yang bertentangan ketika sudah jadi Undang-Undang,"...

Kamis, 21 Mei 2015

Dibentuk Komite Rekonsiliasi Kasus HAM Berat Masa Lalu

Kamis, 21 Mei 2015 | 21:00 WIB JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Tedjo Edhy dan Jaksa Agung HM Prasetyo menggelar rapat bersama sejumlah petinggi lembaga hukum guna membahas penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat masa lalu. Seusai pertemuan, Jaksa Agung RI, HM Prasetyo di Jakarta, Kamis (21/5/2015), menyatakan salah satu solusi untuk menyelesaikan persoalan kasus HAM berat itu dapat dilakukan melalui rekonsiliasi."Banyak perkara-perkara yang...

Pemerintah Tawarkan Kasus Pelanggaran HAM Diselesaikan dengan Rekonsiliasi

Kamis, 21 Mei 2015 | 17:09 WIB  Konferensi pers mengenai penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat di Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (21/5/2015) | Icha Rastika JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah membuka kemungkinan untuk menyelesaikan kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang tergolong berat melalui pendekatan rekonsiliasi. Dengan demikian, penyelesaiannya tidak melalui jalur hukum atau yudisial. "Agar...

Rabu, 20 Mei 2015

Polemik penyelesaian pelanggaran HAM masa lalu

Heyder Affan - 20 Mei 2015 Tentara Indonesia menangkap orang-orang yang disangka sebagai pendukung PKI pada tahun 1966. Pembantaian massal 1965 merupakan salah-satu pelanggaran HAM berat. AP Kejaksaan Agung dan Komnas HAM mendukung usulan penerbitan keputusan presiden tentang payung hukum rekonsiliasi untuk menyelesaikan kasus pelanggaran HAM pada masa lalu yang selama ini terbengkalai. Tetapi usulan ini kurang disambut antusias oleh...

Selasa, 05 Mei 2015

Kampanye transnasional melawan hukuman mati di Indonesia dimulai dengan tahanan politik

5 Mei 2015 11.13 am Penulis: Vannessa Hearman* Pada 1980-an, oposisi terhadap hukuman mati dikenakan pada tahanan politik di Indonesia yang bersatu dengan warga negara dan warga negara di seluruh dunia. Dari BOONROONG / www.shutterstock.com Perhatian dunia terfokus pada eksekusi baru-baru ini di Indonesia. Namun tahun ini juga menandai ulang tahun ke 30 eksekusi tiga tahanan politik Indonesia. Pada tahun 1985, rezim Suharto mengeksekusi...

Di Kubur Manakah Kautemukan Tubuhku

5 May, 2015 | Kang Putu Sebegitu ingin tahukah engkau apa yang kupikirkan saat ini? Saat anak-istriku telah terlelap dalam tidur, saat aku merasa waktu begitu berharga sehingga eman-eman untuk sekadar merebahkan diri di samping-menyamping mereka? Padahal, tubuh dan pikiran sudah teramat letih, teramat sayah, tetapi pada saat yang sama muncul keinginan bertahan saja sebentar: sebelum sepertiga malam menghilang. Angin mati dan suara jengkerik...

Jumat, 01 Mei 2015

Dua Buku Buruh Karya Menteri Buruh SK Trimurti

Budi Setiyono | 1 Mei 2015, 18:41 Melihat kurangnya pemahaman teori perjuangan buruh, SK Trimurti menulis buku tentang buruh. SK Trimurti berpidato pada peringatan Hari Ibu di alun-alun Yogyakarta, 22 Desember 1947 PADA 11 Mei 1975, dia berceramah tentang sejarah buruh dalam acara yang dihelat Yayasan Idayu bekerja sama dengan Yayasan Gedung-gedung Bersejarah Jakarta dan Museum Kebangkitan Nasional.  “Saya berpikir, bahwa...