HUTAN MONGGOT

“Menurut taksiran, korban yang dieksekusi dan dibuang di lokasi ini tak kurang dari 2.000 orang”, kata saksi sejarah sambil menunjukkan lokasinya [Foto: Humas YPKP]

Senin, 31 Agustus 2015

Bukti Terbaru G30S/PKI : Soeharto Dalang Pembunuhan Ahmad Yani?

Ahmad Yanuana Samantho | Agustus 31, 2015  Ahmad Yani Kesaksian mantan Menteri Pengairan Dasar zaman Orde Lama HARYA SUDIRJA bahwa Bung Karno menginginkan Menpangad Letjen Achmad Yani menjadi Presiden kedua bila kesehatan Proklamator itu menurun, ternyata sudah lebih dahulu diketahui isteri dan putra-putri pahlawan revolusi tersebut. “Bapak sendiri sudah cerita kepada kami (isteri dan putra-putri Yani) bahwa...

Minggu, 30 Agustus 2015

Jaksa Agung akan rekonsiliasi kasus 13 aktivis 1998 yang hilang

Febriana Firdaus | August 30, 2015 1:03 PM KontraS mengatakan Jaksa Agung tak berwenang untuk urus rekonsiliasi, karena dia adalah penegak hukum.  Jaksa Agung HM Prasetyo di Kejaksaan Agung RI, 2 Maret 2015. Foto oleh Gatta Dewabrata/Rappler JAKARTA, Indonesia — Jaksa Agung Prasetyo mengatakan saat ini lembaganya sedang membahas penyelesaian kasus pelanggaran hak asasi...

Sabtu, 29 Agustus 2015

Muhammad Al-Fayyadl: “Pada Level Aksiologis, Islam dan Marxisme menjadi Sangat Kompatibel”

29 August 2015 Muhammad Al-Fayyadl, Rio Apinino Left Book Review AGAMA adalah candu masyarakat, demikian ujar Marx. Kosakata yang dipotong dari naskah A Contribution to the Critique of Hegel’s Philosophy of Right ini menjadi legitimasi bagi banyak pihak untuk menyatakan bahwa Marxisme bertentangan sama sekali dengan agama, khususnya Islam. Di Era Orde Baru, ketidaksepahaman terhadap agama menjadi salah satu alasan moral...

Jumat, 28 Agustus 2015

Riwayat Masuknya Modal Asing Ke Indonesia

MF. MUKTHI Jum'at 28 Agustus 2015 WIB Tim ahli ekonomi Presiden Soeharto. Kiri-kanan, atas: Widjojo Nitisastro, Ali Wardhana, Soemitro Djojohadikusumo, Radius Prawiro. Kiri-kanan, bawah: Mohammad Sadli, Emil Salim, Frans Seda, dan Subroto.  Foto: repro "30 Tahun Indonesia Merdeka 1965-1973." Dua bulan setelah kup militer yang akhirnya menggulingkan Sukarno, CEO Freeport Langbourne Williams menelepon Forbes Wilson, geolog Freeport....