“Menurut taksiran, korban yang dieksekusi dan dibuang di lokasi ini tak kurang dari 2.000 orang”, kata saksi sejarah sambil menunjukkan lokasinya [Foto: Humas YPKP]
SIMPOSIUM NASIONAL
Simposium Nasional Bedah Tragedi 1965 Pendekatan Kesejarahan yang pertama digelar Negara memicu kepanikan kelompok yang berkaitan dengan kejahatan kemanusiaan Indonesia 1965-66; lalu menggelar simposium tandingan
Sejumlah dokumen diplomatik Amerika Serikat periode 1964-1968 (BBC/TITO SIANIPAR)
MASS GRAVE
Penggalian kuburan massal korban pembantaian militer pada kejahatan kemanusiaan Indonesia 1965-66 di Bali. Keberadaan kuburan massal ini membuktikan adanya kejahatan kemanusiaan di masa lalu..
TRUTH FOUNDATION: Ketua YPKP 65 Bedjo Untung diundang ke Korea Selatan untuk menerima penghargaan Human Right Award of The Truth Foundation (26/6/2017) bertepatan dengan Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Korban Kekerasan [Foto: Humas YPKP'65]
Bedjo
Untung memenangkan pengakuan di Korea Selatan untuk pencarian keadilan bagi
korban pembantaian tahun 1960-an
Bedjo Untung memegang foto Soeharto
saat demonstrasi di luar Istana Kepresidenan di Jakarta pada tahun 2019. Untung
dianugerahi Penghargaan Gwangju 2020 untuk Hak Asasi Manusia pada 20 Maret.
(Foto: Konradus Epa / Berita UCA)
Konradus
Epa, Jakarta
Indonesia
- 24 Maret 2020
Seorang
korban pembersihan anti-komunis Indonesia...
Jakarta / Sel, 24 Maret 2020 / 02:46 siang
Galuh Wandita*
Direktur di Asia Justice and Rights (AJAR)
Komisi
Nasional untuk Kamar Pengaduan Hak Asasi Manusia. (JP / Dhoni Setiawan)
Dalam beberapa minggu
terakhir, kami telah ditangkap oleh narasi tunggal kelangsungan hidup kami
melawan COVID-19. Ini adalah waktu
introspeksi, waktu untuk melihat fakta-fakta sulit dan mempelajari pelajaran
dari masa lalu.
Hari Internasional...
Kamis, 12 Maret 2020
RUU KKR sebagai payung hukum untuk menyelesaikan pelanggaran HAM berat pada masa lalu melalui jalur nonyudisial.
Sejumlah korban kasus Talangsari Lampung 1989 saat berunjuk rasa di depan Kejagung, Jakarta. Mereka menuntut Kejagung segera menuntaskan kasus pelanggaran HAM yang telah terjadi 25 tahun lalu dan menghilangkan 426 nyawa. Agus Sahbani/ANT
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan, M. Mahfud MD...
Oleh : Dandhy Dwi Laksono
Seperti halnya 'Genjer-Genjer" yang diciptakan M
Arief, lagu "Garuda Pancasila" juga diciptakan seniman Lekra (Lembaga
Kebudayaan Rakyat). Ia bernama Sudharnoto, pada 1956.
Karena militer dan Orde Baru menganggap Lekra sama dengan
PKI, Sudharnoto yang pernah bekerja di RRI Jakarta kemudian ikut dikejar-kejar
dan dibui. Setelah keluar penjara sekitar 1968-1969, ia bekerja sebagai penjual
es dan sopir taksi. Nasibnya memang sedikit lebih beruntung daripada M Arief
yang hilang setelah peristiwa 30 September.
Di...