Sabtu, 29 Agustus 2009
Presiden Punya Informasi tentang Naskah Asli Supersemar
Sabtu, 29 Agustus 2009 | 04:08 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Susilo
Bambang Yudhoyono memiliki informasi tentang keberadaan naskah asli
Surat Perintah 11 Maret yang ditandatangani Presiden Soekarno pada 11
Maret 1966. Untuk informasi itu, Presiden minta Arsip Nasional
menindaklanjuti benar atau tidaknya informasi tersebut.
”Presiden
minta ditindaklanjuti. Ada informasi (Supersemar yang asli) benar atau
tidak. Informasi itu dimiliki mantan staf Sekretariat Negara. Presiden
minta Kepala Arsip Nasional berkoordinasi dengan Pak Sudi Silalahi...
Selasa, 11 Agustus 2009
Soemarsono, Tokoh Kunci dalam Pertempuran Surabaya (3-Habis)

Dahlan Iskan | Selasa, 11
Agustus 2009
Memangnya Dia Bisa
Merobek Bendera Itu Sendirian
Setelah hampir 25 tahun tinggal di Sydney,
Australia, Soemarsono sempat ke Surabaya. Tujuh tahun yang lalu. Yakni
ketika dia ke Jakarta untuk menengok anak-anaknya. Kali ini dia ke Indonesia
sebagai orang asing. Ia ingin tahu bagaimana keadaan Kota Surabaya. Kota yang
pada 1945 melakukan pertempuran besar dan dialah salah seorang tokoh utamanya.
Dia...
Senin, 10 Agustus 2009
Soemarsono, Tokoh Kunci dalam Pertempuran Surabaya (2)

Dahlan Iskan | Senin, 10
Agustus 2009
Rangkulan-Bisikan Amir Syarifuddin Bikin
Lemas
Saya juga baru tahu dari Soemarsono tentang latar
belakang sebenarnya mengapa pertempuran Surabaya dulu terjadi. Selama ini saya
hanya tahu bahwa hari itu tentara Sekutu mendarat kembali di Surabaya, lalu
disangka bahwa Belanda akan menjajah kembali Indonesia. Pemuda Surabaya tidak
senang atas kenyataan itu, lalu terjadilah pertempuran dahsyat yang...
Minggu, 09 Agustus 2009
Soemarsono, Tokoh Kunci dalam Pertempuran Surabaya (1)

Dahlan Iskan | Minggu, 09
Agustus 2009
Selamatkan Bung
Tomo dari Amuk Pemuda
Saya tidak menyangka kalau tokoh ini masih hidup. Bahkan,
masih segar bugar. Dia lahir pada 22 September 1921 yang berarti kini sudah
berusia 88 tahun. Bicaranya masih sangat bersemangat dan ingatannya masih luar
biasa tajam.
Dia tidak pernah diwawancarai wartawan, setidaknya karena
dua hal. Pertama, selama 35 tahun masa Orde Baru tentu tidak ada wartawan...
Sabtu, 08 Agustus 2009
Sumilah: "Saya Korban Salah Tanglap"
Kesaksian Sumilah, Wanita Korban Geger Komunis 1965:
Meskipun tampak tegar dan ceria, dera siksa puluhan tahun tetap menggetar dari relung hati Sumilah. Demikianlah kesan pertama bertemu dengan wanita korban geger komunis 1965 itu.
Penderitaannya di masa lalu, kini telah menjadi kebanggaan tersendiri yang mengangkangi segala kemunafikan sejarah bangsa ini.
POSMO EXCLUSIVE-Berbekal sebuah alamat yang diberikan oleh Syarikat Indonesia, posmo exclusive bertandang ke sebuah rumah wanita korban geger komunis 1965 di kabupaten Kulonprogo,...
Langganan:
Postingan (Atom)