HUTAN MONGGOT

“Menurut taksiran, korban yang dieksekusi dan dibuang di lokasi ini tak kurang dari 2.000 orang”, kata saksi sejarah sambil menunjukkan lokasinya [Foto: Humas YPKP]

Kamis, 27 Januari 2011

Akhir Perjalanan Mia Bustam

27 Januari 2011 Di kampung kandang, pemakaman asri yang entah kenapa menggunakan bunga plastik sebagai aksesori di atas pusara, se­orang perempuan usia 90 tahun dimakamkan, Senin, 3 Januari lalu. “Ia juru taman yang hebat. Kawan sealumni saya,” ujar seorang perempuan setengah baya berbaju hitam, menunjuk pada peti yang mulai diturunkan.  Seorang frater muda memanjatkan doa, mengantar jiwa menuju kekekalan. Di sebelahnya, terpancang...

Selasa, 25 Januari 2011

Spionase Paman Sam

Bonnie Triyana Selasa 25 Januari 2011 WIB Wajah Gayus tampak menegang. Sesekali jemarinya bergerak, seperti meremas sesuatu. Dia tampak cemas. Siang itu, mantan pegawai pajak itu menyampaikan “curhatnya” ke hadapan majelis hakim. “Berdasar cerita John Grice pada saya, John Grice bilang dia adalah agen CIA yang semua kegiatannya diketahui dan direstui oleh salah seorang anggota Satgas (Pemberantasan Mafia Hukum)," kata Gayus dalam di...

Jumat, 21 Januari 2011

Danrem 101/Ant terima aset milik Asing (Cina)

21 Jan 2011 Bertempat di ruang Yudha Korem 101/Antasari Kakanwil XII Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Banjarmasin Bapak Hadi Purnomo menyerahkan salinan Surat Keputusan Menten Keuangan terkait Aset Bekas Asing/Cina (ABW1/41C) yang dikuasai Korem101/Antasari. dengan cara pemantapan status hukum menjadi Barang Milik Negara, kepada Kementerian Pertahanan/TNI AD Cq. Komandan Korem 101/Antasan. Dalam sambutannya Danrem 101/Antasari...

Kamis, 20 Januari 2011

Clarifying the Understanding of the 1965 Tragedy

KABAR KONFERENSI HARI I Devi Fitria Kamis 20 Januari 2011 WIB For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve. Historia Unlike South Africa that eventually had been successful to perform reconciliation during Nelson Mandela’s leadership, until present, Indonesia is still struggling to do the same—in regards to the events of 1965. Various efforts had been made. But it was only Gus Dur’s administration...

Rabu, 19 Januari 2011

Hapuskan Mitos untuk Rekonsiliasi

MF. Mukthi dan Bonnie Triyana Rabu 19 Januari 2011 WIB Pemahaman secara mendalam dan berimbang terhadap peristiwa pada kurun 1959-1969 syarat menuju rekonsiliasi. Historia Konferensi internasional sekaligus pameran bertajuk “Indonesia and the World 1959-1969: A Critical Decade” dibuka sore tadi (18/01). Sebelum acara dibuka, sejumlah pelajar yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Islam (GPI) dan Persatuan Pelajar Islam (PII) berunjuk rasa di...

Selasa, 18 Januari 2011

Sastra Eksil Indonesia[1]

18/01/2011 | Hersri Setiawan Situasi dan Kondisi Sastra Eksil Indonesia[1] kata kunci: Indonesia, kesatuan politik, eksil politik, identitas, perang sejarah Sastra eksil Indonesia ialah karya sastra orang-orang eksil Indonesia. Siapakah mereka itu? Mereka adalah orang-orang Indonesia yang terpaksa tidak bisa pulang kembali ke Indonesia karena situasi politik pada tahun 1965, khususnya mereka yang bermukim di Eropa Barat, dan lebih khusus lagi yang di Belanda. Situasi politik yang saya maksud ialah perubahan pemerintahan secara...

Rabu, 12 Januari 2011

Tritura, Dari Mulut Buaya ke Mulut Harimau (3)

JANUARY 12, 2011 Ambivalensi dan Oppotunisme Politik Ambivalensi dan sikap opportunistik adalah sikap-sikap yang banyak tercermin dalam perilaku politik pada masa perubahan tahun 1965-1966 hingga tahun 1970. Semula ciri itu dikenali pada kelompok politisi sipil yang berasal dari dunia kepartaian Nasakom, tetapi pada akhirnya juga diperlihatkan oleh kalangan tentara dalam kancah politik kekuasaan. Tak kurang dari Soeharto sendiri, karena...

Selasa, 11 Januari 2011

Tritura, Dari Mulut Buaya ke Mulut Harimau (2)

JANUARY 11, 2011 ‘DJAS MERAH SOEKARNO’. Dalam peringatan Proklamasi 17 Agustus 1966, Presiden Soekarno menyampaikan pidato “Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah” yang diringkas mahasiswa menjadi ‘Djas Merah’. Warna merah pada masa itu selalu dikonotasikan dengan komunis. ‘OFFENSIF’ KARIKATUR Selain dengan gerakan ekstra parlementer di jalanan, para mahasiswa juga menggunakan media pers sebagai alat perjuangan mereka. Ini terutama...

Senin, 10 Januari 2011

Tritura, Dari Mulut Buaya ke Mulut Harimau (1)

JANUARY 10, 2011  Soekarno, Omar Dhani, Ahmad Yani. Berakhir di Lubang Buaya. Siapa mengorbankan siapa? TATKALA serangkaian ekses silih berganti terjadi –berupa korupsi para jenderal, penyalahgunaan hukum dan sejumlah tindak kekerasan yang lahir dari kesewenang-wenangan kalangan penguasa– di masa rezim baru setelah kejatuhan Soekarno, pengibaratan ‘lepas dari mulut buaya, masuk ke mulut harimau’ menjadi tepat. Tentu saja pengibaratan...