HUTAN MONGGOT

“Menurut taksiran, korban yang dieksekusi dan dibuang di lokasi ini tak kurang dari 2.000 orang”, kata saksi sejarah sambil menunjukkan lokasinya [Foto: Humas YPKP]

Sabtu, 31 Desember 2016

Bambang Tri Sesumbar Didukung TNI, Tuduh Polisi Belajar Komunis

Sabtu, 31 Desember 2016 | 21:27 Bambang Tri Mulyono, penulis buku Jokowi Undercover. (Istimewa) Jakarta - Bambang Tri Mulyono, penulis buku bernuansa fitnah "Jokowi Undercover" yang telah ditangkap polisi, mengaku mendapat dukungan penuh dari Tentara Nasional Indonesia (TNI), dalam rangkaian statusnya di Facebook. Selain itu, pria yang tinggal di Blora, Jawa Tengah itu juga menuduh ada personel polisi yang dikirim ke Tiongkok untuk...

Jumat, 30 Desember 2016

Apresiasi: Andrenaline ~ Lekra Tak Membakar Buku membungkam Prahara Budaya

30 Desember 2016 LEKRA TAK MEMBAKAR BUKU. “Ayo Moel, segeralah mulai disusun, sayang bila bahan-bahan sepenting ini tidak dimasyarakatkan untuk mahasiswa, guru, dosen sastra, sastrawan dan pembaca umum. Jangan cuma terpendam saja dalam dokumentasi. Nanti kalau suasana berubah, bisa-bisa orang-orang bekas Lekra/PKI itu memutarbalikkan lagi apa yang terjadi tahun 60-an itu” (Taufiq Ismail) “Ditolak oleh toko buku raksasa dengan cabang dimana-mana, nasib buku ini terkatung-katung dan tercecer di toko-toko buku loakan, sebelum disusul oleh...

Penjual Kaos Lambang Palu Arit Ditangkap Mabes Polri

Tiara Sutari, CNN Indonesia   |  Jumat, 30/12/2016 16:52 WIB Mabes Polri menangkap seorang penjual kaos berlambang palu arit berinisial HS di Bandung. Penjualan kaos ini dianggap sebagai bagian penyebaran ajaran marxisme.(CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri menangkap penjual kaos bergambar palu arit yang berinisial HS. Pelaku tersebut diduga...

LPSK: 2015, Pemohon Perlindungan Saksi dan Korban Terbanyak Kasus HAM

Rabu, 30 Desember 2015 | 14:24 WIB Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai.| KOMPAS.com/SRI LESTARI JAKARTA, KOMPAS.com  - Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan korban (LPSK), Abdul Haris Semendawai mengatakan, permohonan perlindungan saksi dan korban terbanyak yang diterima LPSK paling banyak diajukan terkait kasus Hak Asasi Manusia (HAM) berat.  Dari total 1.590 permohonan yang diterima LPSK sepanjang 2015, 1.187 di antaranya...

Sepanjang 2015, LPSK Terima 1.590 Permohonan Perlindungan Saksi dan Korban

Rabu, 30 Desember 2015 | 13:38 WIB Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban, Abdul Haris Semendawai usai pemaparan laporan akhir tahun LPSK di Jakarta, Rabu (30/12/2015) | KOMPAS.com/NABILLA TASHANDRA JAKARTA, KOMPAS.com  - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menerima 1.590 permohonan perlindungan saksi dan korban sepanjang tahun 2015. Menurut Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai, jumlah permohonan tahun ini meningkat...

Kamis, 29 Desember 2016

Permohonan Perlindungan Saksi dan Korban di LPSK Meningkat

Kamis , 29 December 2016, 01:59 WIB | Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Angga Indrawan Ketua LPSK, Abdul Haris Semendawai   REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Abdul Haris Semendawai mengatakan permohonan perlindungan terhadap saksi dan korban terus meningkat tiap tahunnya. Peningkatan permohonan perlindungan tersebut meningkat hingga 10 persen dalam satu tahun terakhir...

Minggu, 25 Desember 2016

Pesan Natal dari Partai Komunis Indonesia

Kolumnis: Muhidin M Dahlan 25 Desember, 2016 Komunis (di) Indonesia memang ketiban sial dalam sejarah. Sereligius-religiusnya mereka, sedemikian-demikian rupa mereka beramal memajukan kesejahteraan anggota-anggotanya yang beragama samawi, tetap saja dapat lontaran air got busuk dari tentara dan teman-temannya. Orang Komunis itu tahu betul, konsekuensi dari Pancasila yang dibelanya habis-habisan di sidang Konstituante adalah mengamalkan sila...

Jumat, 23 Desember 2016

Setengah Abad G30S, Penyintas Napak Tilas ke Kamp 'Pengasingan' Plantungan

Yudha Satriawan Jumat, 23 Des 2016 15:00 WIB “Saya diinterogasi, 'Tahu lubang buaya?' Saya jawab tidak tahu. Saya balik tanya 'Lubang Buaya itu apa?' Tapi saya malah disiksa sampai malam." Kamp Plantungan yang kini menjadi Lembaga Pemasyarakatan (LP) Pemuda 2B. Foto: Yudha Satriawan/KBR. Solo - “Nama saya Sumilah dari Prambanan Sleman. Pada 19 November 1965, saya ditangkap dan diperiksa. Yang meriksa saya satu orang. Saya disuruh ngaku...

Setengah Abad G30S, Penyintas Napak Tilas ke Benteng 'Penyiksaan' Vredeburg

Yudha Satriawan Jumat, 23 Des 2016 14:00 WIB “Kalau di lantai 2 lokasi orang disiksa. Dulu kalau kita mau antre diperiksa itu duduk dekat lorong ini. Penyiksaan di lantai atas, kalau di bawah ini dipukuli pakai kaki kursi, ditelanjangi." Benteng Vrederburg, yang menjadi lokasi penyiksaan para tahan politik 1965/1966. Foto: Yudha Satriawan/KBR. Solo - Di sebuah rumah tua dengan halaman yang cukup besar di Kota Yogyakarta, belasan lansia...

18 Tahun Mandek, Komnas Perempuan Napak Tilas ke Pusara TPU Purwoloyo

Yudha Satriawan  Jumat, 23 Des 2016 13:00 WIB “Saya inginnya di TPU Purwoloyo yang menjadi makam korban tragedi Mei 98 dibangun prasasti. Itu tanda yang harus diingat bahwa terjadi penghilangan orang-orang secara paksa." Tim Komnas Perempuan dan pendamping korban tragedi Mei 98 berziarah ke kuburan massal. Foto: Yudha Satriawan/KBR. Solo - Sebuah makam cukup besar berukuran 2x10 meter berada di tengah komplek pemakaman TPU Purwoloyo,...