HUTAN MONGGOT

“Menurut taksiran, korban yang dieksekusi dan dibuang di lokasi ini tak kurang dari 2.000 orang”, kata saksi sejarah sambil menunjukkan lokasinya [Foto: Humas YPKP]

Kamis, 30 September 2010

Mendokumentasikan Kekerasan di Indonesia

Kemerdekaan dari Belanda pada tahun 1949 menjadikan Indonesia negara Muslim terbesar di dunia, tetapi juga mencakup banyak orang Kristen, Hindu, Budha, dan animisme. Republik Indonesia mengadopsi ideologi multikultural resmi. Setelah merebut kekuasaan dalam kudeta militer 1965 di Jakarta, Jenderal Suharto meluncurkan pembantaian yang disponsori tentara dari oposisi Komunis yang sangat besar tetapi sebagian besar tidak bersenjata, Partai Kommunis Indonesia (PKI). PKI adalah partai Komunis terbesar yang tidak berkuasa di dunia,...

Rabu, 29 September 2010

Menanti keadilan melalui rehabilitasi

Heyder Affan, BBC Indonesia | 29 September 2010 RUU Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi akan dibahas DPR Bertahun-tahun dipenjara tanpa diadili dan diberangus hak-hak sipilnya, ribuan eks narapidana dan tahanan politik peristiwa kekerasan pasca 1965, terus menuntut keadilan. Para korban yang sebagian besar berusia di atas 60 tahun itu menuntut diberi rehabilitasi atas dosa politik rezim Orde Baru yang telah merampas hak-hak mereka...

Rekonsiliasi di akar rumput

Sri Lestari | 29 September 2010 Put Mui'nah menerima wartawan BBC Indonesia Sri Lestari di rumahnya, di Kabupaten Blitar. Put Mu'inah, yang sudah berusia 82 tahun, menyambut kedatangan saya di rumahnya di Desa Pakisrejo, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Masih tampak sehat, Put Mu'inah masih jelas mengenang peristiwa hampir setengah abad lalu, ketika dia masih menjabat Ketua Gerwani, Gerakan Wanita Indonesia, Kabupaten Blitar dan...

Eksaminasi ‘Post Mortem’ Peristiwa 30 September 1965 (2)

SEPTEMBER 29, 2010 |  SOCIOPOLITICA “Peristiwa 30 September 1965, merupakan ‘kesalahan’ kolektif dari semua unsur dan tokoh yang berada di lini terdepan medan pertarungan kekuasaan disekitar tahun 1965 itu. Semua memiliki andil yang menciptakan akhir berdarah serta rentetan pembunuhan massal yang terjadi beberapa waktu setelahnya. Mulai dari Soekarno, Soebandrio, Chaerul Saleh, Omar Dhani sampai Soeharto, dan dari Aidit hingga para pemimpin partai Nasakom lainnya serta lapisan pimpinan pada berbagai tingkat dari institusi militer...

Selasa, 28 September 2010

Terdampar di negeri asing

Andreas Nugroho, BBC Indonesia | 28 September 2010 Sejumlah mahasiswa berada di luar negeri saat peristiwa G30S/PKI. Peristiwa Gerakan 30 September 1965 yang berbuntut pada perubahan politik, membuat sebagian mahasiswa Indonesia yang sedang bersekolah di negara-negara beraliran sosialis, tidak bisa pulang. Puluhan tahun di luar negeri, sebagian besar mereka terpaksa melepas kewarganegaraan Indonesia. "Ketika peristiwa 1965, saya...