Selasa, 26 Maret 2019

The End of Silence: Akun Genosida 1965 di Indonesia


  • Soe Tjen Marching*
Tanggal" 27 Maret 2019
Waktu:18:00 - 20:00 jam
Lokasi: Pieter de la Court, Wassenaarseweg 52  2333 AK Leiden
Kamar: 5A29

Peluncuran & diskusi buku

Buku baru Marching adalah tentang pengalaman para penyintas genosida Indonesia 1965-1966 dan penghilangan paksa yang dilakukan oleh militer Indonesia pada saat itu. 

Kisah-kisah ini menggarisbawahi dampak jangka panjang yang menghancurkan dari pelanggaran-pelanggaran ini terhadap masyarakat Indonesia secara umum dan khususnya para korban itu sendiri, saudara mereka, anak-anak dan cucu-cucu mereka. 

Judul buku ini mengungkapkan bagaimana kisah-kisah mengenai kebrutalan dan stigmatisasi yang mereka alami yang sebagian besar masih tersembunyi dalam sejarah kehidupan mereka akhirnya tidak dikunci. 

Keheningan ini atau penolakan untuk mengemukakan cerita-cerita ini terutama karena kampanye propaganda yang komprehensif dan strategi pembungkaman yang dilakukan di bawah kediktatoran Suharto.

Propaganda dan sensor oleh rezim Suharto menciptakan mitos sejarah tentang siapa musuh bangsa, dan bagaimana mereka yang memiliki hubungan dengan apa yang dianggap sebagai komunisme harus diberantas dari masyarakat. 

Hal ini mempengaruhi tidak hanya mereka yang ditahan (yang pada waktu itu adalah jurnalis, anggota serikat pekerja, atau guru) tetapi juga anak-anak dan cucu-cucu mereka yang juga mengalami proses stigmatisasi dan pengucilan, dan bagi sebagian orang, menyaksikan penahanan atau pembunuhan mereka ( grand) orang tua. 

Kisah-kisah mereka adalah tentang perjuangan pribadi mereka untuk mendapatkan informasi tentang apa yang terjadi pada orang tua atau kakek-nenek mereka, dan untuk menangani diskriminasi sosial serta keheningan dari anggota keluarga mereka sendiri. 

Dari sembilan belas kesaksian yang digambarkan dalam buku ini, yang juga termasuk penulisnya sendiri (yang ayahnya dibawa pergi oleh pasukan Soeharto), kami juga mendengar kisah kesaksian perempuan dan bagaimana pengalaman mereka sangat spesifik gender. 

Kesaksian-kesaksian ini adalah tentang kekuatan pria dan wanita ini yang telah berhasil bertahan hidup dan menciptakan kehidupan mereka sendiri di tengah-tengah hambatan sosial dan psikologis yang mereka hadapi.

Pembahas: Grace Leksana

Leksana saat ini sedang mengerjakan proyek PhD kenangan pasca-Orde Baru di Indonesia - proyek bersama antara KITLV, Universitas Leiden dan NIOD. Penelitiannya berfokus pada pembangunan memori kolektif Indonesia dan perubahan yang terjadi seiring dengan pergeseran rezim. 

Penelitian ini juga bertujuan untuk menempatkan penduduk desa setempat sebagai agen ingatan dan meneliti mekanisme lokal lebih lanjut yang bertahan, memodifikasi, atau bahkan menghadapi, konstruksi ingatan. Proyek penelitian empat tahun ini dilakukan di dua desa di Kabupaten Malang, Jawa Timur.
___

Soe Tjen Marching adalah Dosen Senior di SOAS (School of Oriental and African Studies), Universitas London. 


0 komentar:

Posting Komentar