HUTAN MONGGOT

“Menurut taksiran, korban yang dieksekusi dan dibuang di lokasi ini tak kurang dari 2.000 orang”, kata saksi sejarah sambil menunjukkan lokasinya [Foto: Humas YPKP]

Minggu, 30 September 2018

Gatot Nurmantyo Tuduh B.J Habibie dan Gusdur PKI?

Hermanto Purba | 30 September 2018 Sebelum Gatot Nurmantyo diberhentikan oleh Presiden Jokowi sebagai Panglima TNI pada Desember tahun lalu, beberapa kali dia melakukan tindakan, mengeluarkan pernyataan, serta melakukan aksi yang seharusnya tidak pantas dia lakukan sebagai seorang prajurit TNI. Adalah hal yang sangat dipantangkan mengkritik atasan bagi seorang prajurit. Seorang prajurit harus loyal kepada atasan. Seorang prajurit harus taat...

Kisah Pedih dari Tragedi G30S PKI: Inilah Sumini, Ketua Gerwani yang Digebuki dan Dicap Bermoral Bejat

Muflika Nur Fuaddah - Minggu, 30 September 2018 | 19:45 WIB Deborah Sumini Intisari-Online.com- Kisah pedih ini tidak akan pernah lepas dari benak Ibu Deborah Sumini. Masih lekat di ingatan Sumini bagaimana dirinya ditahan selama hampir 6,5 tahun hanya karena pernah menjadi Ketua Gerakan Wanita Indonesia (Gerwani) ranting Pati, Jawa Tengah. Siksaan demi siksaan, stigma, bahkan cemoohan harus dia terima selama mendekam...

30 September 1965: Menjelang G30S 1965 Ahmad Yani Tahu Dirinya akan Diculik

Oleh: Petrik Matanasi - 30 September 2018 Letnan Jenderal Ahmad Yani dan Letnan Kolonel Untung. tirto.id/Sabit Luput dan lengah. Noda sejarah pada malam berdarah. Kalender tanggal 30 September 1965 jatuh pada hari Kamis. Pukul 08.00, Brigadir Jenderal M. Sabur menemui Presiden Sukarno guna menyerahkan sebuah berkas soal pergantian Menteri Panglima Angkatan Darat (Menpangad). Kala itu Menpangad dijabat Letnan Jenderal Ahmad Yani. Sedari...

Kisah 2 Penyerang Legendaris Timnas Indonesia yang Maju Menjadi Caleg dari Kubu PKI

Afif Khoirul M - Minggu, 30 September 2018 | 17:15 WIB Timnas Indonesia di Piala Dunia Intisari-online.com - Tepat 53 tahun lalu pada hari ini sebuah pergerakan yang disebut dengan G 30 S PKI terjadi. Tepatnya pada 30 September 2018 silam, kala itu sebuah revolusi berdarah dilakukan oleh sekelompok partai yang mengatasanamakan diri sebagai Partai Komunis Indonesia (PKI). Beberapa orang menjadi sasaran...

Kisah Para Penyintas G30S 1965: Sulit Dapat Kerja Hingga Batal Menikah Lantaran Dituduh PKI

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Erlina Fury Santika Minggu, 30 September 2018 16:38 Penulis: Erlina Fury Santika Editor: Muhammad Zulfikar Kegiatan para penyintas G30S 1965 di Gereja Komunitas Anugerah Reformed Baptist. TRIBUNJAKARTA.COM - Setiap tanggal 30 September, bangsa Indonesia tak pernah lupa akan kejadian 53 tahun silam. Peristiwa pembantaian massal, yang disebut Gerakan 30 September (G30S) pada tahun 1965 itu menyisakan...

Video: Sejarah Penumpasan PKI di Sungai Pemali Brebes

Irsyam Faiz - 30 September 2018 Berikut penuturan Sejarawan Brebes Wijanarto: Di Kabupaten Brebes, terdapat beberapa tempat bersejarah yang merupakan saksi bisu penumpasan PKI. Salah satunya di Jembatan Pemali Gantung yang berada di Desa Wanacala, Kecamatan Songgom Kabupaten Brebes. Jembatan yang saat ini dilewati pengendara, merupakan bangunan baru. Sedangkan puing jembatan lama yang menjadi saksi bisu berada di sebelah selatan...

Penangkapan Pengguna Kaos Palu Arit dan Hoaks yang Dipelihara

Winda | September 30th, 2018 Sumber foto: Groupon.com Di tengah-tengah usaha pemerintah membahas hoaks, ternyata ada beberapa sejarah dan ilmu yang masih enggan untuk dibuktikan kebenarannya. Contohnya saja pelarangan faham komunisme. Dalam ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementera (MPRS) RI, ideologi Marxisme-Leninisme ini dilarang karena ajarannya dianggap bertentangan dengan Pancasila. Ketetapan yang diputuskan pada 1966 itu...

Jejak PKI di Kaltim: Dipimpin Bangsawan Kutai Keturunan Arab, Ikut Menasionalisasi Shell

Oleh: Fel GM - 30 September 2018    Ilustrasi: Fel GM (kaltimkece.id) Figur pemimpin Partai Komunis Indonesia di Kaltim adalah anomali. Seorang putra bangsawan keturunan Arab.  Kongres nasional partai sudah memasuki hari-hari terakhir ketika Sayid Fachrul Barakbah mendapat kesempatan berdiri di podium. Kurang lebih setengah jam, Sekretaris Committee Daerah Besar (setara dewan pengurus provinsi) Partai Komunis...