HUTAN MONGGOT

“Menurut taksiran, korban yang dieksekusi dan dibuang di lokasi ini tak kurang dari 2.000 orang”, kata saksi sejarah sambil menunjukkan lokasinya [Foto: Humas YPKP]

Rabu, 28 Februari 2018

Jejak Kekerasan Media Di Masa Orde Baru

28 February 2018 | Minanullah TENTANG bagaimana normalisasi kekerasaan melalui produk budaya, Wijaya Herlambang, dalam disertasinya dengan judul Kekerasan Budaya Pasca 1965 telah menguraikannya secara panjang lebar. Pada hasil riset setebal 328 halaman itu ia menemukan bahwa selain agresi fisik, Orde Baru juga menggunakan media sastra dan film untuk menjustifikasi dan melegitimasi praktik kekerasannya. Akibatnya, tindakan...

Admin Muslim Cyber Army Menyesal dan Minta Maaf

 28 February 2018 Enam pelaku yang diduga admin dari grup WhatsApp ‘The Family Muslim Cyber Army (MCA)’ mengaku menyesal dan meminta maaf postingannya telah menimbulkan kegaduhan di masyarakat. Keenam admin tersebut adalah M Luth (39), Rizki Surya (34), Ramdani Saputra (38), Yuspiadin, Romi Chelsea, dan Tara Arsih. Mereka ditangkap jajaran Direktorat Siber Bareskrim Polri secara serentak di enam kota berbeda pada Senin 26 Februari 2018...

Dosen Anggota MCA Sudah Sebarkan 150.000 Postingan Hoaks di Facebook

Kontributor Bandung: Agie Permadi | 28/02/2018, 16:01 WIB Direskrimsus Polda Jabar Kombes Umar Surya Fana, tengah menjelaskan terkait beberapa kasus yang tengah ditabganinya. di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Rabu (28/2/2018)(KOMPAS.com/AGIE PERMADI) BANDUNG - Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Umar Surya Fana mengaskan bahwa pelaku TAW (40), dosen penyebar hoaks itu adalah anggota Muslim Cyber Army (MCA).  Hal...

Dosen Penyebar Hoaks Sudah 5 Tahun Jadi Anggota The Family MCA

Penulis : Kontributor Bandung, Agie Permadi Editor : Caroline Damanik Pelaku penyebaran isu provokatif dan ujaran kebencian yang terorganisir dengan nama The Family Muslim Cyber Army saat rilis di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (28/02/2018). Modus kelompok tersebut ialah menyebar ujaran kebencian dan konten berbau SARA, MCA juga menyebarkan konten berisi virus kepada pihak tertentu yang bisa merusak perangkat si penerima.(MAULANA MAHARDHIKA) BANDUNG,...

MCA: dari Anti Ahok ke Isu Kebangkitan PKI

Reporter: Felix Nathaniel | 28 Februari, 2018 Ilustrasi hoax. Getty Images/iStockphoto MCA diduga tidak terorganisir dan tidak dikomandoi oleh satu orang sebagai sentral pergerakan. MCA mulai dikenal warganet saat hiruk pikuk Pilkada DKI 2017. Kelompok ini terkenal lantaran menjadi oposan dari petahana Gubernur Basuki Tjahaja Purnama-Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat. Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap...

Selasa, 27 Februari 2018

The Family MCA 'Goreng' Isu PKI dan Penganiayaan Tokoh Agama

Martahan Sohuturon, CNN Indonesia | Selasa, 27/02/2018 14:33 WIB Aksi warga membakar bendera PKI, di Taman Apsari, Surabaya, 2017. Polri menyebut, kelompok The Family MCA menggarap isu penyerangan terhadap tokoh agama dan kebangkitan PKI. (Foto: ANTARA FOTO/Didik Suhartono) Jakarta -- Kepala Subdirektorat I Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Kombes Irwan Anwar, mengatakan grup percakapan daring The Family MCA merupakan kelompok...

Senin, 26 Februari 2018

Teror Kiai di Ponpes Kediri Hoax, Ini Cerita Sebenarnya

Senin 26 Februari 2018, 22:31 WIB | Andhika Dwi Saputra Riyanto Gempol (tengah baju biru peci putih)/Foto: Andhika Dwi Saputra Kediri - Penyebar informasi bohong bahwa telah terjadi teror dan pengancaman di Pondok Pesantren Al Falah, Ploso Mojo Kabupaten Kediri akhirnya terbongkar. Adalah Riyanto Gempol (50) warga asal Ngawi, Jawa Timur yang melakukannya. Riyanto adalah seorang pengunjung ponpes yang hendak bersilaturahmi dengan...

Penyerangan kiai Ponpes Al Falah Kediri hoaks, pelaku minta maaf sambil menangis

Senin, 26 Februari 2018 21:24 | Reporter : Imam Mubarok Pelaku penyebar hoaks Riyantono Gempol. ©2018 Merdeka.com/Imam Mubarok Isu teror yang menyebutkan adanya penyerangan kepada Kiai di Ponpes Al Falah Ploso Mojo, Kediri Senin (19/2) lalu ternyata palsu alias hoaks. Pihak pondok berhasil membongkar dalangnya. Pelaku adalah Riyantono Gempol, warga Ngawi Jawa Timur. Riyanto telah mengarang cerita fiktif tentang pengancaman terhadapnya yang...