HUTAN MONGGOT

“Menurut taksiran, korban yang dieksekusi dan dibuang di lokasi ini tak kurang dari 2.000 orang”, kata saksi sejarah sambil menunjukkan lokasinya [Foto: Humas YPKP]

Sabtu, 30 Juni 2018

Sejarawan Rusia Pembongkar Genosida Josef Stalin Ditangkap

Reporter: Eka Yudha Saputra | Editor: Maria Rita Hasugian Sabtu, 30 Juni 2018 17:00 WIB Yuri Dmitriyev dikawal ke ruang pengadilan di kota Petrozavodsk, barat laut Rusia di Petrozavodsk, Rusia, Kamis, 28 Juni 2018.[Foto AP / Vladimir Larionov] TEMPO.CO, Jakarta - Otoritas Rusia minggu ini kembali menahan seorang akademisi dan sejarawan yang membongkar pembersihan Stalin, atas tuduhan pelanggaran seksual...

AS Akhiri Kehadiran Militer 70 Tahun di Seoul

Sabtu, 30 Juni 2018 13:58 WITA Camp Humphreys RAKYATKU.COM - Amerika Serikat secara resmi mengakhiri tujuh dekade kehadiran militer di ibukota Korea Selatan, pada hari Jumat (29/06/2018). Sebagai gantinya, mereka membuka markas baru yang lebih jauh dari jangkauan artileri Korea Utara, yaitu di ke Camp Humphreys, sekitar 70 kilometer selatan Seoul. Sebagian besar pasukan telah dipindahkan ke lokasi baru itu, dan AS mengatakan yang tersisa...

Jumat, 29 Juni 2018

Catatan Soal Pemuda Pancasila Perusak Kantor PN Bantul

Catatan: Made Supriatma Mengapa organisasi ini masih boleh terus memakai nama Pancasila? Inikah tingkah laku yang dicerminkan oleh nama yang diusungnya itu? Itulah pertanyaan saya demimembaca berita tentang perusakan di gedung pengadilan di Bantul, DIY, hari ini. Majelis hakim memutus Ketua Pemuda Pancasila bersalah. Organisasi ini pada awalnya diciptakan di Sumatera Utara oleh partai politik dukungan militer, IPKI. Mereka yang menonton film...

Kamis, 28 Juni 2018

Pemuda Pancasila Rusak Pengadilan Negeri Bantul

Ahmad Mustaqim | Kamis, 28 Jun 2018 20:19 WIB Kerusakan di Pengadilan Negeri Bantul. Foto: Istimewa Bantul: Kantor Pengadilan Negeri Bantul, Yogyakarta, dirusak massa Pemuda Pancasila pada Kamis, 28 Juni 2018. Peristiwa terjadi usai pembacaan sidang vonis Ketua Pemuda Pancasila Bantul, Doni Bimo Saptoto alias Doni Abdul Ghani, dalam kasus pembubaran dan perusakan pameran seni di Pusat Studi Hak Asasi Manusia (Pusham) Universitas Islam...

Ketua Pemuda Pancasila Bantul Divonis Bui Karena Perusakan, Pengadilan Dirusak

Mukhlison Sri Widodo | 28-06-2018 18:53 Perusakan pengadilan negeri bantul. (GATRA/Arief Koes/RT) Yogyakarta, Gatra.com - Pendukung organisasi masyarakat Pemuda Pancasila Bantul merusak Kantor Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta, Kamis (28/6). Ketua Pemuda Pancasila Bantul Doni Bimo Satono atau Doni Abdul Gani mengatakan aksi itu sebagai bentuk ketidakpuasan atas vonis yang dijatuhkan kepadanya...

Ketua Pemuda Pancasila Divonis Bersalah, PN Bantul Dirusak Massa

Reza Gunadha | kamis, 28 Juni 2018 | 16:07 WIB Doni adalah Ketua PP yang mengacaukan pameran seni soal Wiji Thukul di Pusham UII di Banguntapan, Bantul. Polisi sedang melakukan olah TKP pengrusakan di PN Bantul. [Harian Jogja/Ujang Hasanudin] Suara.com - Sejumlah orang yang mengenakan seragam Pemuda Pancasila mengamuk dan merusak kantor Pengadilan Negeri Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (28/6/2018) siang. Perusakan ini...

Kebenaran tentang Ladang Pembantaian

Margaret Scott - 28 JUNI 2018 EDISI Bettmann / Getty Images Perdana Menteri Cina Zhou Enlai dan Presiden Indonesia Sukarno naik kapal pesiar di Sungai Nil, Kairo, Juli 1965 Pada suatu sore yang panas di tahun 2010, Jess Melvin, seorang sarjana muda dari Australia, berjalan keluar dari arsip pemerintah di Banda Aceh dengan membawa sebuah kotak kardus. Itu penuh dengan tiga ribu dokumen yang difotokopi dari tentara Indonesia, dan Melvin...

Selasa, 26 Juni 2018

Langkah realistis untuk menyelesaikan hak asasi manusia

Asvi Warman Adam Jakarta /   Sel, 26 Juni 2018   / 11:47 pagi Pengadilan Rakyat Internasional (IPT) tentang kejahatan terhadap kemanusiaan 1965 di Indonesia diadakan di Nieuwe Kerk di Den Haag, Belanda, pada 10 hingga 13 November 2016. (Sumber dari International People's Tribunal 1965 / -) Hanya satu tahun tersisa sebelum Presiden Joko “Jokowi” Widodo mengakhiri masa kepresidenannya. Bisakah dia memenuhi janji kampanyenya...

“Surat perintah pembunuhan: antara Hilter dan harto” oleh Joss Wibisono

2018/06/26 Sampul buku Jess Melvin dan Führerbefehl Artikel terbaru Jess Melvin dalam situs Indonesia at Melbourne menurunkan salah satu intisari terpenting bukunja The Army and the Indonesian Genocide: Mechanics of Mass Murder (Tentara dan genosida Indonesia: mekanisme pembunuhan massal). Berikut dua alinea jang merupakan djantung artikel itu: It can now be revealed that Soeharto was much more active in consolidating his position...

Senin, 25 Juni 2018

Political Killing in Indonesia

Introduction: Siswa Santoso  Berikut di bawah adalah laporan Amnesty International yang pertama terkait dengan pembunuhan massal di Indonesia pasca 1 Oktober 1965.  Laporan ini setahu saya diembargo oleh Amnesty International, namun saya menemukannya lewat arsip Jacques Leclerq di Kitlv [kini ub-Univ. Leiden] di Leiden.  Izin tertulis saya peroleh untuk mengakses arsip termaksud, dan saya mengetik ulang naskah laporan, karena tidak diperkenankan mengkopi, menscan, atau memfoto naskah asli. Dengan begitu, segala kesalahan...