Rhobi Shani • 11 Mei 2016 19:55 WIB
Lokasi yang diduga menjadi kuburan masal korban pembantaian. Foto: Metrotvnews.com/Rhobi
Metrotvnews.com, Pati: Anggota TNI dari Kodim 0718/ Pati mengecek lokasi yang diduga kuburan massal tragedi Desember 1965 di kawasan Perhutani Regaloh Kecamatan Tlogowungu, Pati, Jawa Tengah. Di hutan tersebut diduga ada tiga lubang yang dijadikan tempat pembantaian orang yang dituduh pengikut atau simpatisan Partai Komunis Indonesia (PKI).
Komandan Kodim 0718 Pati, Letnan Kolonel Infanteri Andre Amijaya Kusuma, menyampaikan pengecekan itu sesuai tugas Kodim dan belum ada instruksi dari Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Luhut Binsar Pandjaitan.
"Segala kejadian yang ada di wilayah teritorial kami, harus kami cek. Namun, belum tentu benar kalau wilayah itu dulunya kuburan massal. Makanya kita cek,” ujar Andre, Rabu (11/5/2016).
Sebelumnya, Luhut menyatakan akan mengecek lokasi kuburan massal korban tragedi 1965 di beberapa tempat di Pati dan Wonosobo. Pengecekan dilakukan setelah Luhut menerima laporan dari Yayasan Penelitian Korban Pembunuhan 1965-1966 (YPKPK 65) mengenai keberadaan kuburan massal itu pada 3 Mei lalu.
Pegawai Perhutani KPH Pati, Sutriman, menyampaikan memang ada tiga cekungan di hutan itu. Dia menduga cekungan-cekungan itu merupakan eks kuburan masal. Oleh warga setempat, kata dia, hutan tersebut juga disebut sebagai Hutan Pe-Ka-I-an (PKI). Karena diduga menjadi tempat pembantaian warga yang dituduh pengikut dan simpatisan PKI.
"Ada tiga cekungan di hutan ini yang diduga menjadi lubang kuburan massal. Namun, ada satu cekungan yang agak dalam dibandingkan yang lain. Diduga lubang tersebut belum digunakan sebagai kuburan," kata Sutriman.
Dia yang bermukim tidak jauh dari kawasan hutan itu juga pernah punya pengalaman terkait tragedi 1965. Ayah Sutriman, Patmo Paijan, pernah disuruh menggali lubang di hutan itu.
"Saat kejadian saya masih kecil. Namun, ayah saya pernah ikut menggali lubang di hutan ini sedalam tujuh meter. Saat itu, ia diminta perangkat desa setempat. Namun, tidak dikasih tahu untuk apa lubang itu," kata dia.
(UWA)
http://jateng.metrotvnews.com/read/2016/05/11/526723/tni-datangi-lokasi-diduga-kuburan-massal-tragedi-1965







0 komentar:
Posting Komentar