Jumat, 02 Oktober 2015

Jaksa Agung: Bukan Minta Maaf ke PKI, Tapi Penyesalan atas Peristiwa Itu

Jumat 02 Oktober 2015, 20:25 WIB | Dhani Irawan - detikNews

Foto: Lamhot Aritonang

Jakarta - Sempat beredar kabar bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan meminta maaf pada PKI. Namun Jokowi membantah hal tersebut.

Jaksa Agung Muhammad Prasetyo yang tengah mengupayakan langkah non yudisial atau rekonsiliasi dengan lembaga negara lain untuk pelanggaran HAM berat masa lalu ikut angkat bicara. Menurutnya, formulasi yang tengah disusun bukanlah permintaan maaf.

"Tidak pernah mengatakan Pak Presiden meminta maaf, tapi bahwa kita menyesal terjadi peristiwa yang menimbulkan banyak korban itu iya. Nantinya formulasinya mungkin seperti itu," kata Prasetyo di kantornya, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Jumat (2/10/2015).

Prasetyo menyebut kejadian saat itu merupakan kerusuhan yang masif. Banyak korban berjatuhan dan semua pihak mengaku yang paling benar.

"Kejadiannya kan saat itu chaos, karena korban dari semua pihak. Sekarang kan siapa yang salah, siapa yang benar, semua mengatakan benar, semua mengatakan pihak lain salah," kata Prasetyo.

"Nah di sini kearifan kita. Kita menyesal dan menyesalkan peristiwa itu. Kita akan lakukan agar peristiwa seperti itu tidak terjadi lagi. Nggak ada istilah maaf-maaf itu," tegas Prasetyo.

Presiden Joko Widodo menegaskan tidak ada niatan untuk meminta maaf kepada PKI. Ia mempersilakan hal tersebut ditanyakan langsung kepada penyebar kabar burung itu.

"Sampai saat ini tidak ada pemikiran untuk meminta maaf. Jadi kalau mau tanya, tanya ke yang nyebar-nyebarin. Jangan tanya ke saya," kata Jokowi usai memimpin Upacara Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya, Jakarta Timur, Kamis (1/10).
(dha/jor)

Sumber: NewsDetik.Com 

0 komentar:

Posting Komentar